Blog

  • Tiga Pilar Gunung Batu Gelar Rapat Terbatas, Perkuat Sinergitas Hadapi Potensi Bencana Alam

    KOTA BOGOR – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Tiga Pilar Kelurahan Gunung Batu yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak kelurahan bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) menggelar rapat terbatas guna menyatukan persepsi dan langkah strategis dalam memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Gunung Batu Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di wilayah Bogor Barat.

    Hal ini sejalan dengan Program Kerja Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan di tengah masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang koordinasi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarinstansi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam menentukan langkah bersama guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).

    Rapat terbatas tersebut dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 10.00 WIB, bertempat di Kantor Kelurahan Gunung Batu, Bogor Barat. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Gunung Batu Aiptu Suyatman terlihat aktif bersinergi dengan Babinsa, Lurah, serta anggota TAGANA dalam membahas berbagai langkah antisipatif dan penanganan apabila terjadi bencana.

    Adapun pembahasan dalam rapat meliputi peningkatan koordinasi antarinstansi, pemetaan wilayah rawan bencana, serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana dalam menghadapi kondisi darurat. Seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan bekerja sama secara optimal demi keselamatan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin solid antara Tiga Pilar dan unsur terkait lainnya, sehingga mampu menciptakan kesiapsiagaan yang maksimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kelurahan Gunung Batu dan sekitarnya.

  • Bhabinkamtibmas Margajaya Dampingi Dinas Perikanan Kota Bogor Berikan Pelatihan Diversifikasi Produk UMKM

    KOTA BOGOR – Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bhabinkamtibmas Kelurahan Margajaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar turut hadir mendampingi kegiatan pelatihan diversifikasi produk olahan hasil perikanan yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kota Bogor.

    Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri dan instansi pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus implementasi arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar seluruh anggota Polri aktif hadir dan berperan dalam setiap kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

    “Bhabinkamtibmas Margajaya secara rutin hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di wilayah binaannya, termasuk dalam kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM yang digelar oleh Dinas Perikanan Kota Bogor,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).

    Ia menambahkan bahwa kegiatan pelatihan diversifikasi produk olahan hasil perikanan ini sangat penting dalam meningkatkan nilai tambah produk serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.

    “Kami sepenuhnya mendukung kegiatan positif seperti ini, di mana diversifikasi merupakan strategi penganekaragaman produk atau usaha guna mengurangi risiko, sehingga pelaku UMKM tidak hanya bergantung pada satu jenis produk saja,” sambungnya.

    Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di rumah Ketua RT 01 RW 06, Kelurahan Margajaya, Bogor Barat. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Margajaya Aiptu Selamet Riyadi bersama Lurah setempat mendampingi Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Bapak Heri Cahyono, Kepala Dinas Perikanan Kota Bogor, serta Ketua RT 01 RW 06 Ibu Mimi.

    Para peserta yang terdiri dari pelaku UMKM terlihat antusias mengikuti pelatihan, yang mencakup berbagai materi terkait pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomis tinggi, inovatif, dan memiliki daya saing di pasaran.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di wilayah Margajaya dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Polsek Bogor Barat Dampingi Satlantas Polresta Bogor Kota Berikan Penyuluhan dan Edukasi di SMPN 6 Bogor Barat

    KOTA BOGOR – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar mendampingi Unit Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada para siswa di SMPN 6 Bogor Barat.

    Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah pelajar melalui kegiatan sambang sekolah guna memberikan motivasi serta edukasi positif kepada generasi muda.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan pelajar sejak dini.

    “Kami rutin menyambangi sekolah untuk memberikan motivasi dan edukasi kepada pelajar, seperti pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).

    Ia juga menambahkan bahwa selain edukasi terkait lalu lintas, pihaknya turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan pelajar.

    “Kami juga memberikan motivasi agar para siswa memiliki rasa tanggung jawab, semangat belajar yang tinggi, serta menjauhi hal-hal yang tidak baik seperti tawuran, bullying, perundungan, minuman keras, dan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

    Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 13.00 WIB, bertempat di SMPN 6 yang berlokasi di Gang Kelor, Kelurahan Menteng, Bogor Barat. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Menteng Aiptu Ibo Wibowo bersama Kanit Kamsel Unit Lantas Polresta Bogor Kota dan anggota memberikan materi edukasi, motivasi, serta imbauan kepada para siswa dan guru.

    Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan kepada pihak sekolah dan para siswa agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun permasalahan di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui layanan WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110 yang aktif selama 1×24 jam.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi generasi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Keroyok Bareng Rame-Rame”: Rahasia Polda Jabar Tanam Ribuan Hektar Jagung Menuju Swasembada Pangan

    BANDUNG – Memasuki pertengahan tahun 2026, Polda Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    Hingga 9 April 2026, kepolisian di wilayah Jawa Barat telah berhasil melakukan penanaman jagung seluas 9.147,02 hektar. Capaian ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi potensi lahan yang tersedia sebesar 21.008 hektar di seluruh wilayah hukum Polda Jabar.

    Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi aksi nyata yang melibatkan seluruh jajaran kepolisian hingga tingkat desa.

    Menurutnya, target perluasan area tanam terus digenjot untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah dinamika global.

    “Kami tidak bekerja sendiri. Ini adalah gerakan massal. Hingga hari ini, 9 April 2026, kami sudah menanam di atas 9 ribu hektar, dan ini akan terus kami perluas karena potensi lahan kami masih sangat besar, sekitar 21 ribu hektar lebih,” ujar Fadly Samad dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2026.

    Lebih lanjut, hasil panen dari lahan seluas ribuan hektar tersebut telah mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Polda Jabar mencatat serapan jagung hasil panen ke gudang Bulog telah mencapai 3.700,13 ton. Angka ini diharapkan terus bertambah seiring dengan rampungnya masa panen di sejumlah wilayah.

    “Selain disalurkan ke Bulog untuk cadangan pangan pemerintah, sebagian besar hasil panen jagung diserap oleh industri pakan ternak. Tercatat, serapan oleh pabrik pakan mencapai angka signifikan, yaitu 75.066 ton,” ucapnya didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.

    Fadly Samad menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pabrik pakan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani.

    “Serapan ke pabrik pakan mencapai 75 ribu ton lebih. Ini sangat penting karena petani tidak perlu khawatir hasil panennya tidak terserap. Harga jagung kita jaga agar petani tetap sejahtera, sekaligus mendukung industri peternakan di Jawa Barat,” jelas Karo SDM.

    Untuk menyukseskan program strategis menuju ketahanan pangan berkelanjutan, Polda Jabar menerapkan skema unik yang diberi nama “Keroyok Bareng Rame-Rame”. Skema ini memberdayakan seluruh jajaran polres dan polsek melalui program “1 Desa 1 Hektar”, yang secara masif mengajak warga desa untuk memanfaatkan setiap lahan kosong yang produktif.

    Dalam hal pembiayaan, Polda Jabar tidak mengandalkan anggaran internal semata. Mekanisme pembiayaan program ini bersumber dari tiga pilar utama, yaitu Primkoppol (Koperasi Polri), Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai mitra perusahaan. Kombes Pol Fadly Samad menyebut kombinasi ini efektif menekan kendala permodalan.

    “Jangan tanya soal biaya, karena kami sudah siapkan skema lengkap. Ada KUR untuk petani, ada Primkoppol yang khusus mendampingi anggota dan masyarakat binaan, serta CSR dari perusahaan. Ini membuat petani tidak terbebani modal di awal,” ungkap Karo SDM Polda Jabar.

    Terkait pemanfaatan lahan, Polda Jabar menggunakan skema pinjam manfaat dari lahan Perhutani dan PTPN (PTP Nusantara). Hal ini memungkinkan kepolisian dan masyarakat menggarap lahan-lahan hutan produksi maupun perkebunan milik BUMN yang tidak produktif untuk ditanami jagung secara legal dan terstruktur.

    Data terbaru menunjukkan antusiasme petani dalam mengakses permodalan sangat tinggi. Jumlah petani yang berhasil menerima KUR tercatat sebanyak 406 orang, dari total 498 petani yang didaftarkan oleh pihak kepolisian. Kombes Pol Fadly Samad menyebut angka ini sebagai indikator kepercayaan perbankan terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan Polda Jabar.

    “KUR kita dorong maksimal. Dari 498 petani yang kita daftarkan, 406 sudah cair. Ini artinya perbankan percaya pada sistem kita. Petani kita arahkan, lahan kita siapkan, pasar juga kita jamin. Sisanya yang belum cair sedang kita kejar proses administrasinya,” tegasnya.

    Selain skema KUR umum, terdapat pula petani yang mendapatkan pembiayaan khusus melalui Primkoppol. Sebanyak 82 petani telah menerima KUR Primkoppol, sementara 9 petani lainnya menerima KUR dari skema non-Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Fadly Samad menyatakan bahwa keberagaman sumber pendanaan ini untuk mengakomodasi petani yang belum memenuhi syarat KUR perbankan konvensional.

    “Dengan Primkoppol, kita punya fleksibilitas. Ada 82 petani yang sudah terbantu lewat koperasi kepolisian. Ditambah 9 petani dari skema non-Himbara, total pendanaan kita cukup variatif. Ini semua demi memastikan tidak ada petani yang terhambat hanya karena masalah modal,” pungkasnya.

    Polda Jabar berharap program “Keroyok Bareng Rame-Rame” ini dapat menjadi model nasional dalam percepatan ketahanan pangan berkelanjutan. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, BUMN, perbankan, dan masyarakat, target swasembada jagung nasional dinilai akan semakin cepat tercapai.

  • Polisi Gerebek Sebuah Rumah Di Bogor, Ternyata Gudang Penyimpanan Sabu – Sabu

    Polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikaxn gudang penyimpanan sabu-sabu, di Kampung Kecana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Saat digrebek, Polisi dapati satu kilogram lebih sabu siap diedarkan.

    Ditektur Ditresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Albert RD menuturkan, penggerebekan itu dilakukan pada Selasa (7/4/2026). Adapun penggerebekan berawal dari informasi masyarakat soal peredaran sabu-sabu di wilayah Kota Bogor.

    “Setelah dilakukan pendalaman, kita lakukan penggerebekan dan berhasil amankan barang bukti sabu, dengan berat 1,062 gram atau satu kilogram lebih,” kata Albert, di Mapolda Jabar, Senin (13/4/2026).

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa Dalam penggerebekan itu, jajarannya berhasil mengamankan satu orang pria berinisial AWD (30). Pria tersebut. Diketahui merupakan kurir sekaligus pengedar dari sabu-sabu itu.

    Dari tangan AWD, polisi amankan dua plastik bening berisi narkotika jenis sabu. Polisi lalu lakukan penggeledahan di rumah pria itu.

    Hasilnya polisi amankan 14 bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu siap edae, kumpulan bungkusan plastik klip bening kosong ukuran kecil, sedang dan besar, dan satu timbangan.

    Saat dilakukan pemeriksaan, AWD mengakui jika sabu-sabu itu ia dapat dari seseorang yang saat ini sudah dikantongi identitasnya.

    “Saat ini, jajaran tengah melakukan pengejaran terhadap pemasok sabunya,” kata dia.

    Sementara untuk AWD, polisi menjerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

    “Ancaman pidananya, seumur hidup,” tutupnya

    Bandung 13 April 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Ratusan Pil Ekstasi Diamankan Polda Jawa Barat, Polisi Tegaskan Perang Tanpa Kompromi


    ‎Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat bersama jajarannya terus menggencarkan operasi pemberantasan peredaran narkotika, termasuk jenis ekstasi yang kerap disalahgunakan di berbagai wilayah.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hen‎dra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sepanjang Januari sampai dengan April 2026, aparat berhasil mengamankan 408 butir ekstasi dari sejumlah pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika. Barang bukti tersebut diduga akan diedarkan kepada masyarakat, terutama di kalangan anak muda.

    ‎Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Albert RD, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika jenis apa pun.

    ‎“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk ekstasi yang banyak disalahgunakan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melindungi masyarakat,” ujar Albert saat Konferensi Pers di Mapolda Jabar, Senin (13/4/2026).

    ‎Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, penyalahgunaan ekstasi dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan keselamatan penggunanya. Oleh karena itu, aparat kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika tersebut.

    ‎Kombes Pol. Hendra juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkotika karena dampaknya dapat merusak masa depan.

    ‎Bandung, 13 April 2026

    ‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Ganja Sintetis Beredar, Polda Jawa Barat Sita Ribuan Gram dan Bibit Produksi


    ‎Peredaran narkotika jenis ganja sintetis menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah Jawa Barat. Melalui operasi yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba bersama Kepolisian Resor jajaran, aparat berhasil menyita ribuan gram ganja sintetis sepanjang Januari hingga April 2026.

    ‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dari berbagai pengungkapan kasus, Polisi mengamankan tembakau sintetis seberat 3.828,05 gram, cairan bibit tembakau sintetis sebanyak 2.478,06 mililiter, serta serbuk bibit tembakau sintetis seberat 9 gram yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika tersebut.

    ‎Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kombes Pol. Albert RD, mengatakan bahwa ganja sintetis menjadi salah satu jenis narkotika yang saat ini banyak beredar karena relatif mudah diproduksi.

    ‎“Ganja sintetis sangat berbahaya karena proses pembuatannya menggunakan bahan kimia tertentu yang dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan penggunanya,” ujar Albert saat Konferensi Pers di Polda Jabar, Senin (13/4/2026).

    ‎Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kepolisian akan terus mengembangkan setiap kasus yang terungkap guna mengidentifikasi jaringan produksi dan distribusi narkotika tersebut.

    ‎Kombes Hendra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang mencoba memproduksi maupun mengedarkan narkotika di wilayah Jawa Barat. Ia juga kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat dalam memerangi peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda.

    ‎Bandung, 13 April 2026

    ‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Bandar Pemilik Obat Keras Tertentu Diamankan, 99 Ribu Obat Keras Tertentu Disita


    ‎Polda Jabar, memburu peredaran obat keras tertentu. Hasilnya, 99 ribu obat keras itu, berhasil polisi amankan dari seorang warga Aceh, yang tinggal di Jakarta.

    ‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan bahwa pengungkapan ini, berawal dari diamankannya dua orang di wilayah Indramayu. Mereka masing – masing berinisial P dan D.

    ‎Keduanya diketahui mengedarkan obat-obatan keras tertentu untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya. Keduanya pun dilakukan pemeriksaan. Salah satu pelaku mengaku mendapat kiriman barang dari Jakarta.

    ‎“Dari informasi itu, tim bergerak ke Jakarta,” kata Kombes Hendra di Mapolda Jabar, Senin (13/4/2026).

    ‎Di Jakarta, polisi melakukan pengintaian ke sebuah rumah kontrakan yang ada di Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

    Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Albert RD ‎S.Sos., S.I.K., M.Si mengungkapkan bahwa Dari pengintaian polisi, diketahui rumah itu diisi oleh seorang pria MN, yang merupakan warga asal Aceh. Polisi pun kemudian merangsek masuk me dalam rumah itu. MN pun diamankan dengan barang bukti obat-obatan tertentu sebanyak puluhan ribu.

    ‎“Total ada 99.000 butir obat keras terbatas, yang berhasil diamankan,” kata dia.

    ‎Ketiga yang diamankan, saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jabar. Polisi juga tengah dalami asal obat-obatan itu didapatkan.

    ‎Namun begitu, polisi memastikan ketiganya terus dilakukan proses hukum. Mereka dijerat dengan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) undang-undang republik indonesia nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan juncto pasal 20 huruf c undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang kitab undang-undang hukum pidana.

    ‎Bandung, 13 April 2026

    ‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Sinergitas Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pasir Mulya, Sambangi Kantor BKM untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    KOTA BOGOR – Dalam upaya memperkuat sinergitas lintas sektor, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Mulya Polsek Bogor Barat jajaran Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat bersama Babinsa melaksanakan kegiatan sambang ke Kantor Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

    Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi antar unsur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan berbagai permasalahan sosial di tingkat kelurahan.

    Hal tersebut merupakan implementasi dari Program Kerja Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah sebagai langkah strategis dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang bersama ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana koordinasi dalam menentukan langkah-langkah bersama yang akan dilakukan ke depan.

    “Selain sebagai sarana silaturahmi, acara sambang ini sekaligus sebagai wadah menyamakan persepsi tentang tindakan bersama yang akan dilakukan, untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) RW 07 Kelurahan Pasir Mulya, Bogor Barat. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Sodikun bersama Babinsa menyambangi pengurus BKM, yakni Ibu Des Mariyana dan Bapak Budi, guna berdialog serta mempererat kerja sama.

    Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai upaya kolaboratif dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan di tingkat kelurahan. BKM sendiri memiliki peran penting sebagai lembaga yang memimpin upaya penanggulangan kemiskinan secara terorganisir dan berkelanjutan, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri, TNI, dan unsur masyarakat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kelurahan Pasir Mulya, khususnya dan Kota Bogor pada umumnya.

  • Bhabinkamtibmas Situgede Sambangi Warga, Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan Edukasi Bahaya Perjudian

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Situgede Polsek Bogor Barat, jajaran Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalin silaturahmi, tetapi juga memberikan himbauan kamtibmas, motivasi, serta edukasi kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat guna memberikan pelayanan terbaik serta membangun kedekatan dengan warga.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang rutin dilakukan sebagai sarana untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    “Kami hadir di tengah warga lakukan sambang sekaligus memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

    Ia juga menambahkan bahwa selain menjaga keamanan, pihaknya terus berupaya memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat demi menciptakan lingkungan yang lebih baik ke depannya.

    “Kami rutin memberikan motivasi dan edukasi kepada warga, untuk menjadikan Indonesia ke depannya menjadi lebih baik,” pungkasnya.

    Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di Jalan Tambakan RW 05 Kelurahan Situgede, Bogor Barat. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Riyanto menyambangi Bapak H. Suyatno bersama warga lainnya, guna mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan himbauan kamtibmas secara langsung.

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi terkait larangan perjudian, baik secara daring (online) maupun konvensional (offline). Masyarakat diingatkan akan bahaya yang ditimbulkan dari praktik perjudian, termasuk dampak sosial dan ekonomi, serta ancaman pidana bagi para pelakunya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bogor Barat.