Blog

  • Anggota Kompi 4 Batalyon C Pelopor Laksanakan Giat SAR Pantau Banjir di Desa Gamel, Cirebon

    kota bogor-

    Anggota Kompi 4 Batalyon C Pelopor melaksanakan kegiatan Search and Rescue (SAR) dengan memonitor situasi banjir serta menawarkan bantuan evakuasi kepada warga terdampak akibat hujan deras dan luapan air sungai yang terjadi di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Aiptu Dayat Sudrajat sebagai bentuk respon cepat terhadap potensi bencana alam yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

    Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat dan merendam beberapa area pemukiman warga.
    Dalam pelaksanaannya, personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor menyusuri lokasi terdampak untuk memastikan kondisi warga, memantau ketinggian air, serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.

    Selain itu, anggota juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan bersiap melakukan evakuasi apabila kondisi air semakin meningkat.

    Aiptu Dayat Sudrajat menyampaikan bahwa kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat merupakan wujud kesiapsiagaan dan kepedulian Polri dalam membantu warga yang terdampak bencana. “Kami siap membantu proses evakuasi apabila dibutuhkan dan terus memantau perkembangan situasi di lapangan,” ujarnya.
    Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. memberikan tanggapan dan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh jajarannya.

    Ia menegaskan bahwa Brimob Polda Jabar selalu siap siaga dalam menghadapi setiap potensi bencana alam.
    “Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Brimob.
    Saya mengapresiasi kesiapan dan kepedulian personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat. Tetap jaga keselamatan diri, tingkatkan kewaspadaan, dan terus bersinergi dengan instansi terkait,” tegasnya.

    Dengan adanya kegiatan SAR ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membantu meringankan beban masyarakat Desa Gamel yang terdampak banjir, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

  • Evakuasi Lanjutan Longsor Susulan dan Pohon Tumbang di Jalan Bandung Sumedang, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

    Kota Bogor-Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Sumedang bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan kegiatan lanjutan evakuasi material longsor dan pohon tumbang di Jalan Raya Bandung–Sumedang, tepatnya di Dusun Jelekong RT 01/08 Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, pada Jumat (26/12/2025) sore.

    Kegiatan evakuasi lanjutan tersebut dilakukan menyusul terjadinya longsor susulan akibat curah hujan yang tinggi pada Kamis (22/12/2025) sekitar pukul 17.45 WIB, yang sempat menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

    Evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., didampingi Kasat Lantas AKP Dini Kulsum Mardiani, S.E., Kasat Samapta AKP Asep Kusmana, S.H., M.H., Kapolsek Pamulihan IPTU Tri Sunu Suparjianto, Danramil Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan, serta melibatkan personel Polres Sumedang, Polsek Pamulihan, Sat Brimob Polda Jabar, Koramil Tanjungsari, BPBD Kabupaten Sumedang, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya.

    “Dalam proses pembersihan material longsoran, petugas menggunakan satu unit excavator dan satu unit mobil pemadam kebakaran. Namun, saat pembersihan berlangsung, sempat terjadi pergerakan tanah susulan dari tebing yang kembali menutup badan jalan, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat dilalui sementara waktu.” ujar Kombes Hendra, Sabtu (27/12/2025)

    Petugas gabungan kemudian kembali melakukan pembersihan material longsor dan memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas guna memastikan keselamatan pengguna jalan selama proses evakuasi berlangsung.

    Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh material longsoran berhasil dibersihkan dan kondisi jalan kembali normal. Kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa adanya korban jiwa.

    Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya cepat Polri bersama instansi terkait dalam menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan.

    > “Kegiatan ini merupakan evakuasi lanjutan dari kejadian longsor sebelumnya. Kami berupaya secepat mungkin membersihkan material longsor agar akses Jalan Bandung–Sumedang kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujar Kapolres.

    Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di tengah kondisi cuaca ekstrem dan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur Tahun Baru.

    > “Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat hujan deras. Ke depan akan dilakukan pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan longsor sebagai bentuk langkah pencegahan dan himbauan keselamatan,” tambahnya.

    Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum Mardiani, S.E. menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi rawan untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

    > “Personel Satlantas akan tetap siaga melakukan pengaturan dan pengamanan arus lalu lintas, khususnya di jalur Bandung–Sumedang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi saat cuaca ekstrem,” ungkapnya.

    Dengan selesainya evakuasi tersebut, arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung–Sumedang kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

  • Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Kota Bogor-Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro.

    Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan institusi Polri terhadap tokoh buruh nasional yang telah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional. Kapolri dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
    Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung Marsinah. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

    Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga mendampingi Kapolri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said, dilanjutkan dengan tabur bunga secara khidmat oleh Kapolri bersama rombongan.
    Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berlokasi tidak jauh dari makam.

    “Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan kegiatan ground breaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah, untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh nasional dari buruh. Tentunya kegiatan ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhum Ibu Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus berjuang, mengawal dan memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Kapolri di lokasi.
    Kapolri menjelaskan, museum dan rumah singgah tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, baik bagi kalangan buruh maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Marsinah. Lokasi tersebut juga dirancang dengan akses yang mudah bagi pengunjung.

    “Harapan kita, dengan dibangunnya museum ini, rumah singgah ini, tentunya juga bisa menghidupkan munculnya pertumbuhan ekonomi baru khususnya di desa ini karena mungkin nanti ada kunjungan-kunjungan rekan buruh dari seluruh Indonesia. Tentunya ini akan menghidupkan UMKM desa itu sendiri, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang ada di wilayah desa. Di satu sisi ini menjadi salah satu tempat kebanggaan, karena ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan, dan dibesarkan di tempat ini,” ucap Jenderal Sigit.

    Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS) yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya kini diakui secara nasional sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia tercatat sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.
    Keluarga Marsinah, melalui Marsini, sebelumnya menyampaikan rasa bangga atas kepedulian Kapolri terhadap isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian sengketa industrial yang dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah. Marsini juga secara langsung mengundang Kapolri untuk berziarah ke makam adiknya di Nganjuk.

  • Ziarah Makam hingga Groundbreaking Museum Marsinah, Kapolri: Mengenang Pahlawan Nasional Buruh

    Kota Bogor-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukamoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim). Ia juga melihat rumah masa kecil dari tokoh buruh tersebut.

    “Pertama terima kasih beberapa waktu lalu Ibu Marsini (Kakak kandung Marsinah) mengundang saya untuk hadir ke Nganjuk. Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir. Tadi kita berziarah ke makam Almarhum, kemudian sempat menengok rumah masa kecil beliau,” kata Sigit kepada awak media, Sabtu (27/12/2025).

    Usai berziarah, Sigit juga melakukan Groundbreaking museum atau rumah singgah Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk, Jatim. Tempat itu dibangun untuk mengenang segala bentuk perjuangan Marsinah terhadap kelompok buruh di Indonesia.

    “Dan Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan Groundbreaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah. Untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh Pahlawan Nasional dari buruh,” ujar Sigit.

    Sigit berharap, museum ini bisa menjadi semangat yang diwariskan oleh Marsinah kepada kelompok buruh untuk terus memperjuangkan hak-haknya.

    “Mengawal dan memperjuangkan hak buruh. Namun tentunya saya selalu sampaikan bahwa laksanakan dengan baik, terukur sehingga pesannya sampai, hak-hak buruh tetap bisa diperhatikan. Namun di sisi lain, pembangunan, iklim investasi, pertumbuhan ekonomi semuanya tetap kondusif. Karena kita semua ingin bahwa semua tetap terjaga,” ujar Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menegaskan, pembangunan museum ini juga diharapkan bisa menghidupkan pertumbuhan perekonomian di Desa Nglundo. Serta munculnya UMKM yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

    “Nanti akan ada kunjungan-kunjungan dari rekan-rekan buruh seluruh Indonesia. Tentunya ini juga akan menghidupkan UMKM, menghidupkan desa itu sendiri dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada di wilayah Desa Nglundo,” ucap Sigit.

    Museum itu, kata Sigit juga bisa menjadi salah satu tempat kebanggaan. Lantaran ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan dan dibesarkan di desa tersebut.

    “Dan ini adalah aset Desa Nglundo, aset Kabupaten Nganjuk, aset Provinsi Jatim dan aset Indonesia, bagi teman-teman buruh seluruh Indonesia. Karena beliau pahlawan nasional,” tegas Sigit.

    “Sekali lagi semoga semua ini bisa membawa kebaikan untuk tujuan kita mewujudkan Indonesia yang maju, Indonesia yang bisa sejahterakan rakyatnya dan Indonesia yang bisa menjadi negara besar dan kuat dan sejajar dengan negara lain,” tambah Sigit menekankan.

    Seperti diketahui, Marsinah Lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Nganjuk – Jawa Timur
    adalah seorang aktivis buruh yang dikenal karena perjuangannya dalam membela hak-hak pekerja di Indonesia.

    Ia bekerja di PT. Catur Putra Surya (CPS) dan diculik serta dibunuh pada 8 Mei 1993, yang menjadikannya simbol perlawanan terhadap ketidakadilan di era Orde Baru.

    Marsinah dikenang sebagai perempuan pemberani yang vokal dalam menyuarakan hak-hak buruh, dan kematiannya menjadi titik penting dalam perjuangan hak buruh di Indonesia.

    Marsinah menerima Penghargaan Yap Thiam Hien pada 1993. Pada
    10 November 2025, Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 10 November 2025, dan menjadi Pahlawan Nasional Pertama yang lahir pasca-Kemerdekaan Indonesia.

  • Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Laksanakan Patroli di Lokasi Rawan Kejahatan dan Tawuran Jelang Malam Natal

    Kota Bogor – Menjelang perayaan Malam Natal, Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota bersama Perwira Pengawas (Pawas) melaksanakan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kejahatan dan aksi tawuran. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

    Patroli tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.M., yang menekankan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kegiatan patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.

    Dalam pelaksanaannya, personel Unit Sabhara menyasar titik-titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja serta berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah kawasan Jalan Kencana Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

    “Kami melaksanakan patroli ke lokasi yang rawan terjadinya tawuran, khususnya di wilayah Jalan Kencana Mekarwangi, sebagai upaya pencegahan dini,” ungkap Ipda Khawasi, Sabtu (27/12/2025).

    Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat menekan potensi terjadinya tindak pidana maupun aksi tawuran yang sering terjadi di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal.

    Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin dan intensif, Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

  • Jaga Kondusivitas Libur Natal dan Tahun Baru, Polresta Bogor Kota Laksanakan Patroli Jam Malam

    Kota Bogor – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama libur Natal dan Tahun Baru, Polresta Bogor Kota melaksanakan patroli pada jam malam di sejumlah wilayah Kota Bogor. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari.

    Patroli jam malam dilaksanakan oleh personel Polresta Bogor Kota dengan menyasar lokasi-lokasi rawan terjadinya gangguan keamanan, seperti kawasan permukiman, pusat keramaian, jalur protokol, serta titik-titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul pada malam hari. Kehadiran personel kepolisian di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan ketertiban.

    Selain melakukan patroli, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

    Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa patroli jam malam ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara humanis dan profesional guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

    Dengan dilaksanakannya patroli jam malam secara rutin, Polresta Bogor Kota berharap masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan tenang. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bogor.

  • Jelang Tahun Baru 2026, Polresta Bogor Kota Intensifkan Razia Minuman Keras Demi Kamtibmas Kondusif

    Kota Bogor – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Polresta Bogor Kota terus mengintensifkan kegiatan razia minuman keras (miras) di sejumlah wilayah Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menekan potensi gangguan yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol.

    Razia miras dilaksanakan oleh personel Polresta Bogor Kota dengan menyasar lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran dan penjualan minuman keras, baik legal maupun ilegal. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara humanis namun tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa peredaran minuman keras dapat memicu terjadinya berbagai gangguan kamtibmas, seperti keributan, tindak kriminal, maupun kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang dan saat perayaan malam pergantian tahun. Oleh karena itu, razia miras terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polresta Bogor Kota dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak memperjualbelikan minuman keras secara ilegal serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan razia minuman keras ini, Polresta Bogor Kota berharap situasi kamtibmas di wilayah Kota Bogor tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menyambut dan merayakan Tahun Baru 2026 dengan aman, nyaman, dan penuh ketertiban.

  • Dalam Operasi Lilin, Polresta Bogor Kota Laksanakan Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru di Kawasan Wisata Kebun Raya Bogor

    Kota Bogor – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin pengamanan libur Natal dan Tahun Baru, Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan pengamanan di kawasan wisata Kebun Raya Bogor. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan momen libur akhir tahun.

    Personel Polresta Bogor Kota disiagakan di sejumlah titik strategis, baik di pintu masuk kawasan wisata, area keramaian, maupun jalur lalu lintas sekitar Kebun Raya Bogor. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan pelayanan kepada pengunjung agar aktivitas wisata dapat berjalan aman dan tertib.

    Selain penjagaan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa pengunjung serta memberikan imbauan kamtibmas. Pengunjung diimbau untuk selalu waspada, menjaga barang bawaan, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan wisata.

    Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa pengamanan dalam Operasi Lilin ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara humanis dan profesional guna menciptakan suasana libur Natal dan Tahun Baru yang aman, nyaman, dan kondusif.

    Dengan pengamanan yang optimal, Polresta Bogor Kota berharap kawasan wisata Kebun Raya Bogor dapat menjadi destinasi yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pengunjung. Upaya ini sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Bogor selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

  • Anggota Pos Pam Bubulak Tingkatkan Patroli Kewilayahan, Sebagai Salah Satu Program Dalam Pengamanan Libur Nataru 2025

    KOTA BOGOR – Personil Pos Pam Bubulak Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar tingkatkan patroli kewilayahan dalam rangka pengamanan libur Nataru 2025, guna hadirkan suasana aman dan nyaman di masyarakat.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Eko Prasetyo, agar anggota Polri tingkatkan kegiatan patroli dalam rangka hadirkan suasana aman dan nyaman di masyarakat.

    “Kami tingkatkan patroli pada waktu dan titik rawan terjadinya gangguan kamtibmas, sekaligus anggota kami sampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat dalam upaya hadirkan suasana aman dan nyaman,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP. Didin Komarudin, S.H., M.H. Jum’at (26/12/2025).

    “Upaya ini kami lakukan karena Kejahatan terjadi bukan hanya adanya niat dari pelaku, tetapi karena adanya kesempatan,” pungkas Kapolsek.

    Terlihat anggota Pos Pam Bubulak Polsek Bogor Barat, lakukan patroli pada titik dan jam rawan terjadinya tindak pidana di wilayah Hukum Polsek Bogor Barat guna menjaga situasi kamtibmas seperti kawasan wisata, kawasan perbangkan, pasar, perumahan, sekolah, pos security maupun tempat keramaian lainnya di 16 kelurahan serta memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Sambangi Kantor Kelurahan, Dalam Upaya Pererat Sinergitas

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Menteng Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi Kantor Kelurahan Menteng dalam rangka pererat sinergitas Polri dan Pemda.

    Hal itu sesuai dengan arahan dari Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo agar Sinergitas Polri dan Pemda tetap dipertahankan.

    “Kelurahan memang sudah menjadi kantor kedua setelah Polsek bagi Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP. Didin Komarudin, S.H., M.H. Jum’at (26/12/2025).

    “Penyamaan persepsi dalam mencari win win solution untuk menyelesaikan permasalah yang ada di masyarakat sudah menjadi kegiatan sehari hari,” sambungnya.

    “Hal ini kami lakukan untuk menjaga harkamtibmas yang kondisif, aman dan nyaman secara bersinergi,” pungkas kapolsek.

    Terlihat di Kelurahan Menteng Bogor Barat, Bhabinkamtibmas Aiptu Ibo Wibowo sambangi Bapak Jaya selaku Staf Kelurahan Menteng, pererat sinergitas sekaligus membahas permasalahan yang ada di masyarakat untuk dicarikan solusi jalan keluar yang terbaiknya.